Ayo kita coba membuat static routing dengan
menggunakan Cisco Packet Tracer 53. Disini
juga kita masih menggunakan pengaturan yang tidak menggunakan CLI agar lebih
mudah di pahami. Artikel ini juga terkait dengan tugas yang diberi oleh Guru
Pengajar Produktif TKJ. Langsung saja tutorialnya.
1.
Pertama
buka aplikasi Packet Tracert yang sudah terisntall di laptop atau PC anda,
disini saya sudah membuat skema jaringannya dimana kita tinggal mengatur segala
perangkat virtual yang ada di sini.
Pertama
buka aplikasi Packet Tracert yang sudah terisntall di laptop atau PC anda,
disini saya sudah membuat skema jaringannya dimana kita tinggal mengatur segala
perangkat virtual yang ada di sini.
2.
2. Kemudian
kita mulai mengatur IP tiap-tiap
perangkat mulai dari PC, laptop, router, dan server. Atur terdahulu IP PC
dengan Ip address serta masukan ip gateway yang sudah di tentukan di gambar
atas seperti ini.
2. Kemudian
kita mulai mengatur IP tiap-tiap
perangkat mulai dari PC, laptop, router, dan server. Atur terdahulu IP PC
dengan Ip address serta masukan ip gateway yang sudah di tentukan di gambar
atas seperti ini.
3. Setelah
itu atur tiap-tiap router yang akan dilewati masing-masing IP address yang
berbeda, yang pertama mengatur Default Gateway yang akan dilewati.

4. Lanjut
mengatur IP tiap-tiap router , dalam mengatur IP router lihat port karena kita
menggunakan kabel Serial DCE pilih Serial 2/0 atau tergantung dimana anda
mencolokkannya.

Penjelasan : Dalam
mengatur router di serial 2/0 lihat apakah ada lambang seperti jam atau tidak.
Jika ada, masukan Clock Rate-nya seperti gambar disitu saya menggunakan yang
standar. Jika tidak ada pilih saja Not Set. Begitu seterusnya sampai pada
router terakhir, masing-masing IP harus berbeda tiap routernya.

5. Sekarang
kita akan mengatur static routernya. Pertama klik router lalu pilih static
setelah itu masukan IP network ( Ingat Ip network bukan Ip address ). Lalu
masukan juga netmasknya, yang terakhir ialah jalur yang akan dilewatinya. Jika
jalurnya ingin ke network yang berbeda dia harus melewati IP network Router
yang hanya sama IP-nya. Contoh network 192.168.27.0 ingin ke network
202.134.18.0 dia harus melewati router yang kedua yaitu 10.10.10.2 karena
router pertama memiliki IP 10.10.10.1, Lihat gambar.
Digambar ini IP static nya sudah saya atur sedemikian
rupa. :)
6. Jika
sudah mengatur Static Routernya kita coba tes mengerim sebuah surat dari
network satu ke network lain. Pilih lambang surat yang berada di pinggir
sebelah kanan , lalu pilih salah satu network yang akan mengirim surat dan
network yang satu akan menerima surat tersebut ini semacam kita mencoba apakah
jaringan yang kita hubungkan ini sudah benar.
![]() |

Jika sudah ada kata Succesfull berarti konfigurasi anda
sudah benar. Jika dalam percobaan yang anda lakukan masih failed coba lagi pasti akan sukses karena pada awalnya pesan itu
masih mencari router mana yang akan dia
lewati.

0 komentar:
Posting Komentar